Kenapa Beras Siam Mahal Saat Kemarau? Ini Penjelasan Kabulog Kotabaru
Di tengah kemarau, harga beras lokal jenis Siam merangkak naik. Hal itu dibenarkan Kepala Bulog Kotabaru Moch Faizal, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, karakter beras Siam berbeda dengan beras medium atau unggul. Siam hanya panen sekali setahun dengan masa tanam lebih lama, sehingga stok terbatas.
Sementara beras premium Bulog seperti Punakawan dan Beefod harganya masih stabil.
Faktor kemarau juga menggeser masa tanam, sehingga panen semester dua belum optimal.
Untuk menjaga stabilitas, Bulog bermitra dengan Diskoperindag menyuplai beras SPHP dan premium ke Rumah Pangan Kita (RPK) dan toko di Kotabaru-Tanah Bumbu. Bulog juga akan menyalurkan bantuan pangan pemerintah.
"Untuk beras Siam lokal belum ada substitusinya karena beras khusus," pungkas Faizal. (Pujianoor)

0 Response to "Kenapa Beras Siam Mahal Saat Kemarau? Ini Penjelasan Kabulog Kotabaru"
Posting Komentar