Hendra Berharap Polisi Secepatnya Tangkap Pelaku Pengeroyokan, Kejadian di Semaras


Hendra Setiawan mengatakan keadaannya saat ini agak sedikit membaik. 

"Alhamdulillah untuk keadaan saat ini agak sedikit membaik," katanya saat berada di rumah sakit, Rabu (17/6/2026) 

Ia berharap semoga dari pihak kepolisian secepatnya dapat menemukan pelaku. 

"Kami harap semoga dari pihak kepolisian secepatnya menangkap semua pelakunya, dan tindakannya ingin minta bantu pertanggungjawaban biaya pengobatan di rumah sakit kepada pelaku atau pihak keluarga pelaku.," tutupnya. 

Hendra (31 tahun) warga Jalan Patmaraga, Kotabaru, Kalsel. 

Dia menjadi korban pengeroyokan yang berujung pembacokan di Desa Semaras, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru. 

Berdasarkan keterangannya, kejadian pertama berlangsung Sabtu (17/06/2026) malam, sekitar habis Magrib. Saat itu dia mengaku tengah bekerja lembur sebagai kuli bangunan di SD setempat. 

“Waktu itu malam Minggu habis magrib, mau cari umpan buat mancing. Terus bertanya sama dua orang di sana, mereka lagi minum. Diajak minum sambil cerita, anggap bekawan, terus saya balik ke lokasi kerja. Nggak lama dua orang tadi datang manggil di pinggir jalan, langsung melepas hulu parang. Satunya melawan, satunya mehalat (melerai) bernama Mukhlis,” tuturnya. 

Kejadian kedua terjadi Senin malam, setelah Isya, di dalam ruangan tempat Hendra bekerja. Hendra mengaku diserang 5 orang, salah satunya pelaku dari kejadian pertama. . 

“Terus malam Senin diserang lagi berlima habis Isya di dalam ruangan, salah satunya yang nyerang kemarin, satunya lagi nggak tau karena semuanya pakai jaket hitam. Untung sempat kabur, masuk ke warung, tapi orang di sana juga ikut lari,” jelasnya.

Hendra menyebut ciri pelaku, dua orang seusianya, tiga orang lainnya lebih tua. Senjata yang digunakan berupa parang. 

Usai kejadian, Hendra langsung dibawa warga dan kakaknya ke Puskesmas Lontar untuk penanganan awal berupa jahitan, lalu dirujuk ke RSUD Kotabaru malam itu juga.

“Kemudian setelah kejadian pembacokan, langsung dibawa masyarakat sekitar sama kakak saya, diangkat ke Puskesmas Lontar, dijahit sementara supaya menutupi luka, terus langsung dibawa ke RSUD malam itu juga,” katanya. 

Saat ini Hendra menjalani perawatan dengan luka jahitan di lengan kanan dari pundak sampai siku, punggung, dan kepala. 

Ia menyebut satu orang bernama Mukhlis dikenalnya sebagai pihak yang melerai pada kejadian pertama, namun belum dapat memastikan keterlibatannya pada kejadian kedua karena kondisi gelap.

Hendra mengaku belum menerima laporan perkembangan dari Polsek selama tiga hari pascakejadian. 

“Tindakan polisi kemarin langsung meminta bukti celana pendek yang digunakan, dan penjelasan kejadiannya, tetapi selama berjalan tiga hari ini belum ada menerima laporan apapun,” ujarnya. (Pujianoor) 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hendra Berharap Polisi Secepatnya Tangkap Pelaku Pengeroyokan, Kejadian di Semaras "

Posting Komentar