Suzanna Maknai Hari Kartini
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suzanna, menyampaikan makna Hari Kartini sebagai momentum refleksi perjuangan perempuan Indonesia.
“Hari Kartini bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum refleksi bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak, kesempatan, dan perlindungan yang setara di berbagai bidang kehidupan,” katanya, Rabu (22/4/2026).
Suzanna mengatakan semangat Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Perempuan saat ini tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan, pelaku ekonomi, pemimpin, dan agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan empat komitmen bersama untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak:
1. Meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
2. Memperkuat perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.
3. Mendorong kesetaraan gender dalam pembangunan daerah.
4. Menguatkan peran keluarga sebagai pondasi utama pembentukan generasi yang berkualitas.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama melanjutkan perjuangan Kartini: membuka akses yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Suzanna. (Pujianoor)

0 Response to "Suzanna Maknai Hari Kartini"
Posting Komentar