Direktur RSUD Kotabaru: Evaluasi Tindak Lanjut dan Komunikasi Jadi Harapan Usai Pasien Meninggal Pasca Operasi

Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumatra Kabupaten Kotabaru drg. Andriyan Wijaya menyampaikan harapan perbaikan layanan usai seorang pasien 24 tahun, Dias Virgiawan, meninggal dunia pasca operasi, pada Senin (15/6/2026) malam.

Pasien dirujuk dari Puskesmas Serongga ke RSUD Kotabaru pukul 11.00 Wita akibat kecelakaan dengan temuan cairan di bawah tempurung kepala dan retak wajah. Operasi baru berjalan sekitar pukul 20.00 Wita dan selesai 23.30 Wita. Pasien meninggal tak lama setelah mendapat tindakan lanjutan di ICU.

Direktur RSUD menegaskan pihak rumah sakit sudah berupaya maksimal sejak awal.

“Pelan-pelan disampaikan, seperti itulah memang jalannya operasi dari saudara berinisial DV ini, memang dari awal disampaikan karena pertimbangan resiko, mobilitasnya seperti apa, dan kami sudah mencoba berusaha semaksimal mungkin,” ujar drg. Andriyan.

drg. Andriyan menegaskan akan ada koreksi menyeluruh pada alur tindak lanjut pasien yang datang ke IGD.

“Kalau saya pribadi, secara kemedisan pun pastinya, akan mengoreksi lagi seperti apa tindak lanjut pasien-pasien yang datang ke rumah sakit. Dan juga komunikasi dengan edukasi keluhan-keluhan dari teman medis untuk masalah peralatan, mungkin akan kita sesuaikan dengan anggaran-anggaran yang ada, dan dari Pemda sendiri,” tutupnya.

Sebelumnya, Kabid Pelayanan Medik dan Penunjang Medik Dr. Nasar Radfan juga menyoroti kendala komunikasi. 

“Jadi pada saat pelayanan itu, petugas sering kali ngomong seadanya, terutama diposisi yang menunggu, dan tidak lengkap memberikan penjelasan, karena mungkin banyaknya pasien, jadi komunikasi itu benar-benar terbatas, itu paling sering,” kata Dr. Nasar.

Ia juga menjelaskan aspek risiko medis. “Usaha yang maksimal, usaha sekuat tenaga, bukan saya pastikan bagus... ada kemungkinan buruk itu tidak kita sangka-sangka, tapi saya menjalankan sesuai prosedur, dan sesuai prosedur pun tetap tidak menjamin hasil yang baik. Dan itu wajib dijelaskan sebelum tindakan,” tegasnya.

RSUD Kotabaru menyatakan siap membuka ruang dialog dengan keluarga untuk menjelaskan kronologi medis secara lengkap.

*Catatan Redaksi*: Pemberitaan ini memuat keterangan pihak rumah sakit. Keluarga pasien juga telah menyampaikan versi kronologinya. Kami terbuka menerima klarifikasi dan data medis tambahan dari pihak terkait. (Pujianoor) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Direktur RSUD Kotabaru: Evaluasi Tindak Lanjut dan Komunikasi Jadi Harapan Usai Pasien Meninggal Pasca Operasi"

Posting Komentar